Minggu, 03 November 2013

Posted by Unknown | File under :


Berikut ini dinukil bacaan-bacaan (do’a) di dalam shalat secara berurut, mulai dari takbiratul ihram sampai dengan salam.

1.      Bacaan Takbiratul Ihram
اَللهُ اَكْبَرُ
“Allah Maha Besar”

2.     Do’a Iftitah

اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لله كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، إِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِىَ لِلَّذِى فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ، إِنَّ صَلاتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَالِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

“Allah Maha Besar lagi Paling Besar. Puji-puja yang sebanyak-banyaknya adalah milik Allah. Dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sepanjang petang. Aku hadapkan diriku kepada Allah yang menjadikan segala langit dan bumi, dalam keadaanku yang condong kepada kebenaran dan dalam keadaanku yang muslim. Serta aku tidak termasuk ke dalam golongan mereka yang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku adalah untuk Allah, yang memelihara semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya dan aku diperintah-Nya dan aku termasuk ke dalam golongan kaum muslimin.”

Atau boleh juga membaca do’a iftitah sebagai berikut:

اَلَّلهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِيْ وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اَلَّلهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اَللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَا يَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

“Ya Tuhanku, jauhkanlah antaraku dengan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dengan barat. Ya Tuhanku, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku seperti kain putih dibersihkan dari kekotoran. Ya Tuhanku, basuhlah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan air dingin (embun).”

3.     Bacaan Tasbih dalam Ruku
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ ٣X
"Maha suci Tuhanku yang Maha Mulia” (3 kali).

Atau membaca:
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ  ٣




“Maha suci Tuhanku yang Maha Mulia dan dengan memuji-Nya” (3 kali).

Atau membaca:

سُبْحَانَكَ الَّلهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِى

“Maha suci Engkau ya Allah Tuhan Kami. Dengan memuji-Mu ya Allah ampunilah dosa-dosaku

4.     Bacaan Tasmi’ dan Tahmid i’tidal

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءُ الأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ

“Allah mendengar orang yang memuji-Nya, Wahai Tuhan kami untuk-Mu-lah segala puji, sepenuh segala langit dan sepenuh bumi dan sepenuh yang Engkau kehendaki sesudahnya.”

Atau boleh juga membaca:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ

“Allah mendengar orang yang memuji-Nya, Wahai Tuhan kami untuk-Mu-lah segala puji, pujian yang banyak , baik dan diberkati

5.     Bacaan Tasbih dalam Sujud
سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى ٣X
“Maha suci Tuhanku yang Maha Tinggi” (3 kali).

Atau membaca:
سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ  ٣
“Maha suci Tuhanku yang Maha Tinggi dan dengan memuji-Nya” (3 kali).

Atau membaca:
سُبْحَانَكَ الَّلهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِى
“Maha suci Engkau ya Allah Tuhan Kami. Dengan memuji-Mu ya Allah ampunilah dosa-dosaku

6.     Do’a Ketika Duduk Antara Dua Sujud

أَللَّهُمَّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَاهْدِنىِ وَارْزُقْنِى

“Wahai Tuhanku, ampunilah aku, berilah rahmat kepadaku, (cukupkanlah) tutupilah kekuranganku,  , berilah hidayah kepadaku dan cukupkanlah rezeki untukku.”

Atau boleh juga membaca:

رَبِّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَارْفَعْنِى وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى

“Wahai Tuhanku, ampunilah aku, berilah rahmat kepadaku, (cukupkanlah) tutupilah kekuranganku, tinggikanlah kedudukanku, cukupkanlah rezeki untukku, berilah hidayah kepadaku, dan sehatkanlah diriku, serta ampunilah aku.”

7.     Bacaan Tasyahhud, dan Shalawat dalam Duduk Tahiyyat

اَلتَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ أَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. أَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى الِ إِبْرَاهِيْمَ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍكَمَا بَارَكْتَ عَلَى إبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Segala kehormatan, kebahagiaan dan kebaikan adalah kepunyaan Allah semata. Semoga keselamatan bagi engkau wahai Nabi Muhammad, beserta rahmat dan kebahagiaan dari Allah. Semoga keselamatan juga bagi kita semua hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Wahai Tuhanku, berilah rahmat kepada nabi Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi rahmat kepada nabi Ibrahim dan keluarga nabi Ibrahim. Wahai Tuhanku, berkatilah nabi Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkati nabi Ibrahim dan keluarga nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau sangat terpuji dan sangat dimuliakan (oleh segala makhluk) di alam semesta.”

Atau boleh juga membaca:

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكاَتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتِ لله، اَلسَّلامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى الِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Segala kehormatan, segala ibadat dan segala yang baik-baik adalah milik Allah. Kesejahteraan untukmu wahau Nabi begitu juga rahmat Allah dan keberkahan-Nya. Kesejahteraan untuk kami dan untuk hamba-hamba Allah yang shaleh. Saya mengaku bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan saya mengaku bahwasanya Muhammad itu Rasulullah. Wahai Tuhanku, berilah rahmat kepada nabi Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi rahmat kepada nabi Ibrahim dan keluarga nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau sangat terpuji dan sangat dimuliakan (oleh segala makhluk) di alam semesta.”

8.     Do’a setelah Tasyahud Akhir
أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan Engkau dari siksa jahannam, siksa kubur, cobaan hidup dan mati dan kejahatan al-Masihud-Dajjal.”

9.     Bacaan Salam
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

“Mudah-mudahan Allah memberi kesejahteraan, rahmat dan keberkahanNya untuk kamu (sekalian).”




Referensi: 
KH. Ahmad Saifudin Hasan, Al-Huda - Serial Tuntunan ‘Ibadah Dalam Segala Aspek Kehidupan, (Serang: Majlis Ta’lim Al-Islam, 2005)



0 komentar:

Posting Komentar